Selain kasur, lemari pakaian jadi salah satu perabotan yang kegunaannya dibutuhkan di dalam kamar. Tak cuma sebagai tempat penyimpanan, lemari pakaian juga cukup fungsional karena bisa digunakan sebagai dekorasi ruang. Namun, memilih lemari pakaian yang sesuai tidaklah mudah. Selain mempertimbangkan tampilan desain, banyak aspek lain yang mesti diperhatikan. Apalagi jika ukuran kamarmu tak begitu besar. Butuh trik khusus supaya lemari pakaian yang dipilih nggak memenuhi luas kamar tidur. Karena lemari yang terlalu besar jelas bisa membuat kamar jadi lebih sumpek dan nggak nyaman. Nah, biar nggak salah pilih, Hipwee Tips punya beberapa trik sederhana memilih lemari yang sesuai untuk kamar kecilmu. Bisa dipraktikkan ke kamar kos kosongan juga lo! Sebelum membeli, pastikan kamu sudah mengukur dan tahu seberapa luas area yang akan digunakan untuk menaruh lemari. Tak cuma panjang dan lebarnya saja, perkirakan juga tinggi lemarinya, barangkali nanti kamu mau meletakkan perkakas di atasnya. Nah, kalau sudah ketemu ukuran yang cocok, barulah pertimbangkan desain lemarinnya. Jika biasanya lemari konvensional mengharuskanmu untuk menyisakan sedikit ruang agar pintu bisa dibuka, pintu geser tak perlu begitu.

Nggak harus ada sisa ruang di depannya, karena pintu geser akan tetap bisa dibuka. Biasanya lemari jenis ini sering digunakan pada kamar minimalis berukuran 3×4 atau bahkan kurang. Malah lebih terkesan elegan tanpa bikin sumpek kamar. Selain lebih fungsional karena juga bisa digunakan untuk berdandan, lemari pakaian dengan cermin di pintunya juga akan membuat kamar terlihat lebih luas. Sebab, cermin di lemari dapat memantulkan benda di depannya yang membuat ilusi ruangan tampak lebih besar. Kehadiran cermin di lemari tentu akan membuatmu jauh lebih hemat juga. Jangan cuma cari yang banyak gantungannya saja, tapi pertimbangkan juga untuk memilih lemari dengan sekat atau rak penyimpanan sesuai kebutuhanmu. Selain bisa menyimpan banyak pakaian, lemari model ini juga akan membuat bajumu jadi lebih rapi. Apalagi jika kamu bisa menata dan memisahkan pakaian sesuai bentuk dan fungsinya. Meski sebenarnya pemilihan warnanya mesti disesuaikan dengan tema atau dekorasi kamar, tapi lemari baju gelap jelas tak direkomendasikan. Sebab, warna ini bisa menimbulkan kesan ruangan yang sumpek dan penuh. Kalau mau aman, coba pilih lemari pakaian dengan warna krem, putih, abu-abu muda, atau warna natural seperti warna kayu supaya lebih mudah dipadukan dengan dekorasi kamarmu. Untuk kamar berukuran kecil, lemari berbahan kayu jati bisa jadi alternatif pilihan yang tepat. Selain kualitasnya yang bagus, warna lemari kayu jati yang natural tak akan membuat kamar terlihat lebih sumpek. Kalau kemahalan, bisa pilih lemari pakaian bermaterial kayu yang lain, misalnya kayu mahoni atau sengon. Selama material yang dipilih cukup solid, kamu tak perlu takut dengan keawetannya. Tak mudah memang menemukan lemari pakaian yang tepat untuk kamar tidur mungil. Tapi setidaknya, trik di atas bisa dijadikan paduanmu agar dapat menemukan lemari pakaian yang cocok.

Tetangga kami pagi-pagi sekali sudah datang ke workshop untuk mendiskusikan keinginannya membuat lemari tanam di rumahnya. Beliau langsung menemui pimpinan kami untuk menanyakan banyak hal soal teknisi pembuatan lemari tanam. Seperti biasa, langsung gerak cepat siangnya tim kami melakukan kunjungan pengukuran lemari tanam bersama dengan teknisi mebel. Pembuatan lemari tanam memang harus hati-hati, pengukuran akan lebih aman jika kami membawa serta teknisi yang akan mengerjakannya. Hari itu juga desainnya kelar dan langsung dikirim via WA oleh sales kami ke sang tetangga. Langsung deal pula hari itu masalah desain & harga lemari tanam, tentu dengan harga khusus untuk tetangga. Sesuai jadwal teknisi, rencananya paling cepat 10 hari kemudian baru lemari tanam dapat dipasang di rumah klien. Inilah enaknya kalau ngukur langsung bawa teknisi, saat pemasangan semua aman… begitu presisi saat dipasang tanpa kendala apapun. Kalau saja tidak bawa teknisi apa jadinya bakal bongkar sana-sini dan jelas emosi pasti tersulut kalau sudah begitu he3x.. Seperti biasa kami mau share tips soal teknis pembuatan lemari tanam, kali aja ada yang lagi cari-cari info mudah2an ini bisa membantu. Seperti pada paragraf diatas, sebaiknya bawa teknisi yang akan mengerjakan untuk melakukan semua pengukuran.