Desain interior adalah suatu ilmu yang mempelajari perancangan suatu karya seni yang ada di dalam suatu bangunan dan digunakan untuk memecahkan masalah manusia. Desain interior merupakan perencanaan untuk menata isi dalam suatu ruangan. Misalnya seperti rumah, ruang toko dan ruang kantor dalam sebuah perusahaan. Dalam kegiatan ini dapat mengekspresikan ide yang ada dalam benak kita sehingga tersalurkan melalui penataan isi ruangan. Dalam tatanan suatu ruangan, biasanya adalah bentuk dari aspirasi diri, ekspresi diri dan mewakili kepribadian diri seseorang. Karena sangat beragam gaya tatanan interior dalam suatu ruangan tergantung dengan kepribadian seseorang. Pentingnya desain interior untuk tatanan suatu ruangan adalah agar memperindah isi sebuah ruangan, dan dapat membuat orang mampu mengekspresikan dirinya melalui penataan tersebut. Di era milenial seperti sekarang ini desain interior bisa lebih berkembang lagi. Karena dengan pemuda di era sekarang yang melek teknologi dapat menginovasi gaya interior terdahulu menjadi lebih berkualitas dan berkelas. Dengan keaktifan pemuda sekarang dapat menjadikan jasa desain interior sebagai peluang bisnis yang sangat menguntungkan. Terlebih dengan mereka yang terus bisa berinovasi dengan gaya baru lagi.

Melihat dari karakteristik Milenial dengan adanya peningkatan penggunaan dan keakraban dengan alat teknologi komunikasi, media, dan teknologi digital, dapat membuat desain interior jauh lebih berkembang. Pola pikir anak milenial yang beragam, dapat menjadi batu loncatan kesuksesan mereka di usianya yang masih muda. TANPA BASIC, BISA KAH BERBISNIS DESAIN INTERIOR? Banyak yang beranggapan bahwa bisnis apapun yang di geluti harus dengan background yang sama. Padahal jika bermodalkan keyakinan untuk merealisasikannya tanpa basic pun mampu asal ada kemauan dalam menjalaninya. Selain dengan keyakinan, mau belajar, selera, memperluas koneksi pertemanan kita, dan cara komunikasi yang baik mampu membangun bisnis yang ingin digeluti. Hal ini menjadi tantangan bagi generasi milenial untuk bersaing dengan para desainer terdahulu, dengan memanfaatkan gaya kekiniannya. Atau mereka bisa mempadu padankan gaya kekinian dengan gaya lokal. Jadi seperti tidak menghilangkan kesan lama yang sudah ada dari awal, itu bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk penikmat desain. Mempelajari sesuatu itu tidak sulit jika memang dari dalam diri mau belajar. Dengan prinsip “usaha tidak akan mengkhianati hasil”. Apapun akan jadi mudah jika yang kita pelajari dapat di cerna, dan teori yang di dapat bisa langsung di aplikasikan. Memang modal yang dikeluarkan tidak lah sedikit, apalagi jika sendiri. Gunanya konkesi pertemanan dapat membantu kita merealisasikannya. Misalnya mengajak teman yang memiliki selera sama di bidang desain untuk membangun bisnis bersama.