Apa Itu Digital Marketing ?

Digital Marketing adalah sebuah kegiatan memasarkan atau mempromosikan sebuah merek atau brand atau produk dengan menggunakan media digital dan internet .

Tujuan dari digital marketing adalah untuk dapat menarik calon customer secara cepat,tepat dan efesien.

Pola hidup dengan teknologi dan internet pada masyarakat saat ini sudah sangat familiar, sehingga saat ini kegiatan memasarkan produk secara digital merupakan pilihan utama oleh para pelaku bisnis dan jasa.

Keunggulan Digital Marketing

  1. Kecepatan Penyebaran, dengan menggunakan konsep digital marketing, sebuah informasi promosi produk dapat tersebar ke wilayah yang luas dengan sangat cepat melalui platform internet.
  2. Lebih Tepat Sasaran, dengan menggunakan digital marketing pemiliki produk atau jasa dapat lebih fokus mengarah kepada target customer yang di inginkan.
  3. Pengukuran dan Evaluasi, Hasil dari kegiatan pemasaran digital dapat diukur dan dianalisa untuk dapat dilakukan evaluasi dan inovasi. Tools seperti Google Analytics dapat membantu untuk mengukur keberhasilan sebuah pemasaan digital.
  4. Biaya Jauh lebih Murah, dibandingkan dengan pemasaran konvensional, biaya digital marketing sangat jauh lebih efesien, hal ini dapat membantu para pemilik bisnis untuk menghemat biaya pemasaran.

Konsep Digital Marketing

Konsep digital marketing adalah membangun sebuah konten berbasis digital atau elektronik untuk kemudian disebarkan melalui platform internet dengan target yang terukur.

Komponen Digital Marketing terbagi atas

  • Website, sebagai media utama atau etalase dari produk atau jasa yang ingin dipasarkan. Website berperan penting dalam membangun image brand dari produk dan jasa.
  • Social Media Marketing, yaitu platform sosial media seperti Facebook, Instagram,Youtube yang digunakan untuk menyebarkan konten dan mengarahkan target ke website.
  • Search Engine Optimization, adalah komponen digital marketing yang sangat penting, karena SEO ini bukanlah sesuatu yang dapat dilakukan orang banyak. Diperlukan keahlian khusus untuk memenangkan persaingan di Search Engine Optimzation (SEO) Domination.

Konsep atau cara kerja dari Digital marketing sendiri dapat dilihat seperti pada diagram alur berikut ini

digital marketing agency
Konsep Digital Marketing

Siapa Saja Yang Bisa Memanfaatkan Digital Marketing ?

Business to Business (B2B)

Jenis usaha yang memakai model B2B atau bisnis to bisnis maka penggunaan strategi digital marketing atau pemasaran online difokuskan pada usaha untuk pengumpulan data konsumen (lead generation).

Sehingga karena tujuannya adalah untuk pemetaan calon konsumen maka dibutuhkan strategi marketing yang bisa menarik agar bisa mendatangkan konsumen yang potensial bagi bisnis Anda ini. Penerapan sistem digital marketing untuk jenis usaha B2B ini juga bisa dilakukan dengan menggunakan media sosial khusus bisnis seperti Linkedin misalnya.

Apakah itu yang dimaksud dengan jenis usaha B2B ini? Yaitu kegiatan bisnis yang dilakukan oleh 2 pihak yang sama-sama menjadi pelaku usaha. Transaksi yang dilakukan adalah dengan cara elektronik berupa pertukaran dokumen bisnis antara perusahaan menggunakan sebuah aplikasi melalui komputer dengan format Electronic Data Interchange (EDI).

Business to Costumer (B2C)

Konsep digital marketing akan berbeda lagi strategi dan penerapannya jika model usaha Anda adalah bisnis ke konsumen atau business to customer (B2C). Perbedaan yang mencolok antara jenis usaha B2B dan B2C adalah tujuannya. Jika pada B2B fokusnya pada pengumpulan data konsumen (lead generation) maka pada B2C tidak 100% menitikberatkan pada hal tersebut.

Jenis usaha B2C lebih berfokus kepada membuat sebuah perjalanan yang menarik bagi calon pembeli atau konsumen (customer journey) yang telah mengunjungi web, blog, media sosial dan media pemasaran online milik perusahaan yang lainnya. Ini semacam memberikan kesan yang menyenangkan sejak konsumen masuk ke web sampai mereka melakukan transaksi pembelian.

Dalam jenis bisnis B2C ini Anda tidak memerlukan seorang perantara atau sales untuk menjual produk pada pembeli atau konsumen. Yang Anda butuhkan hanyalah konten digital marketing yang menarik dan kemudian melakukan call to action (CTA) atau ajakan untuk membeli atau menggunakan produk Anda kepada calon konsumen.

Secara mudahnya bisnis ini adalah jenis usaha dimana konsumen langsung berinteraksi dengan konsumen dengan memakai media elektronik. Contoh media digital yang biasa dan bisa digunakan misalnya adalah Instagram (IG).

Pemesanan atau pembelian oleh konsumen kepada pembeli dalam model bisnis B2C ini dilakukan secara langsung. Biasanya para penjual atau pelaku usaha sudah memberikan atau mencantumkan harga dari barang atau jasa yang dijual tersebut.

Sedangkan untuk transaksinya dilakukan dengan metode electronic cash atau pembayaran elektronik seperti transfer bank. Bisa juga memakai metode secure payment system seperti gateaway.

Terakhir adalah bagaimana membuat konten yang bagus sebagai sarana untuk melakukan digital marketing yang efektif dan mampu mendatangkan banyak konsumen bagi bisnis Anda. Tidak  bisa dipungkiri bahwa konten merupakan “nyawa” bagi pemasaran secara digital yang Anda lakukan. Orang tidak akan berminat pada konten yang mereka anggap hanya “sampah” saja.