Anda tentu pernah beberapa kali melakukan kunjungan ke suatu kantor atau instansi. Misalnya; ke bank, kantor pos, tempat praktek dokter ataupun sekolah anak Anda misalnya. Pada tempat-tempat tersebut Anda pasti pernah dan sering melihat meja kantor. Meski sesederhana apapun meja kantor yang Anda lihat, pasti akan selalu ada dan sangat dibutuhkan. Meja Kantor mempunyai fungsi-fungsi umum seperti misalnya tempat meletakkan alat tulis maupun dokumen-dokumen kecil; juga memiliki fungsi lain sebagai pengisi interior ruangan serta sebagai penunjuk kelas dan status sosial. 1. Tempat memajang jargon Perusahaan. Semisal barang pernak-pernik yang memuat logo perusahaan, seperti; kalender meja, pen holder, wadah permen, dan lain sebagainya. 2. Pengisi interior ruang. Bahan pembuat Meja Kantor menggunakan bahan dasar yang bermacam-macam, misalnya kayu solid, metal seperti besi atau aluminium, ataupun dari plastik dan rotan. Sedang bahan pelapis meja kantor bisa terdiri atas papan multipleks, fiberboard, bahan MDF (Medium Density Fiberboard) serta blockboar. Penempatan serta penggunaan meja kantor dapat disesuaikan berdasarkan jenis dari meja kantor itu sendiri.

Ada meja kantor yang dibuat mengacu pada desain minimalis, desain tradisional, maupun konsep standar serta desain konvensional. Jenis-jenis meja kantor tersebut tinggal disesuaikan penggunaannya dengan konsep ruang yang melatari. Semisal kantor yang bergerak dalam bidang art design maka meja kantor yang digunakan harus bertema lebih unik dan bernilai kreatifitas tinggi. Sedangkan kantor yang bersifat resmi dan formal, seperti kantor pejabat ataupun kantor ticketing pesawat; mungkin memerlukan meja kantor yang berdesain agak resmi. Model dan desain minimalis terasa lebih cocok mengisi kantor seperti ini. Sedangkan ruang praktek dokter, atau kantor seorang dekan cukup memerlukan meja kantor bertipe konvensional dengan konsep standar namun multi fungsi. Dalam prakteknya sebuah meja kantor memiliki tugas dan beban yang berat. Karena sebagai benda pendukung aktifitas kerja Anda, tampilan meja kantor pun akan menunjukkan karakter si pemilik atau pemakai meja. Karena itu sebaiknya Anda pun mengetahui tips-tips perawatan meja kantor yang Anda gunakan. 1. Jangan melap meja kantor dengan lap basah, tapi cukup gunakan lap lembab saja. 2. Gunakan lap dengan bahan lembut supaya tidak menimbulkan goresan pada permukaan meja kantor. 3. Apabila meja kantor kotor oleh debu saja, cukup gunakan kemoceng (bulu ayam) untuk membersihkan debunya, tanpa perlu dilap. 4. Apabila ingin memindahkan letak meja kantor, sebaiknya diangkat jangan menggesernya atau diseret; karena akan membuat meja rusak. Terutama pada sambungan-sambungannya atau pada kaki meja.

Sifatnya seperti parquet hanya saja vinyl ukurannya lebih tipis dan tidak dianjurkan dipasang di atas permukaan yang tidak rata. Karena ketipisannya tersebut, vinyl jauh lebih lentur dibanding parquet yang getas seperti kayu solid. Saat ini vinyl juga sudah banyak digunakan di berbagai macam ruangan, mulai dari rumah, apartemen, sampai ke pertokoan di mal. Oleh sebab itu, perawatan lantai vinyl hampir sama dengan perawatan lantai parquet. Perawatan lantai vinyl tidak boleh terlalu banyak menggunakan pemakaian air. Untuk perawatan harian anda dapat menggunakan vacuum cleaner dengan nozzle bulu lembut, sapu nylon lembut atau memakai loby duster. Cek lantai kayu dan yakinkan bahwa lantai benar-benar bersih dari kotoran-kotoran yang terlihat oleh mata dengan sapu nylon lembut, misalnya: kertas2, debu tebal, rambut dll. Apabila ada noda, cukup menspotingnya dengan cara semprotkan MPC pada noda dengan menggunakan botol sprayer, gosok-gosok noda tersebut dengan menggunakan tapas/scot bright sampai bersih, keringkan lantai dengan cloth / kain lap. Sebaiknya gunakan kain lobby duster yang benar – benar bersih dan kering, jangan ditambahkan obat atau minyak lantai ke kain lobby duster. Jika lantai sudah terlalu kotor, maka harus dibersihkan dengan cara General Cleaning (Scrub Metode). Material lantai, wallpaper, dan gordyn mungkin bukan menjadi prioritas Anda dalam membangun rumah. Sering kali material tersebut hanya dianggap pelengkap dalam rumah Anda. Namun, Anda perlu mengetahui bahwa tanpa memperhatikan ketiga material ini, tampilan rumah Anda tidak akan maksimal.