Begitu kamu ingin membuat rumah atau jenis hunian lain, kamu bakal dihadapkan pada pilihan jenis material kayu yang bakal kamu gunakan. Begitu juga kalau kamu beli apartemen, kamu pasti akan melihat beberapa konstruksinya dibuat dari kayu. Entah itu atap, tiang, ataupun furniturnya. Persoalannya adalah jika kamu tidak memiliki pengetahuan yang cukup dengan jenis material kayu, kamu akan kesulitan menilai apakah sebuah bangunan berkualitas atau tidak. Masing-masing jenis kayu juga memiliki ketahanan dan kegunaan yang berbeda. Nah untuk memilih jenis material kayu, kamu harus paham dulu karakteristik masing-masing kayu. Misalnya kayu jati Belanda, cocok tidak untuk pintu rumah? Cocok tidak untuk meja, kuris, atap dan sebagainya. Untuk memilihnya berikut karakteristik masing-masing jenis kayu. Kayu jati punya karakter yang sangat bagus untuk segala kebutuhan bangunan rumah. Untuk atap oke, untuk furniture juga bagus banget. Apalagi jati yang berumur tua dengan diamater lebih dari 25 cm. Lebih dari itu material ini mempunyai corak khas berupa serat atau guratan yang begitu indah.

Jenis kayu ini juga salah satu yang paling unggul, sehingga wajar jika harganya juga lumayan menguras kantong. Keunggulan kayu jati antara lain memiliki daya tahan lama dan kuat. Material ini juga tahan dari gangguan rayap, jamur, air, dan cuaca ekstrim. Satu-satunya kelemahanya adalah soal harga yang relatif mahal. Terutama jati berumur tua dan dari daerah Kota Jati (Blora). Sedikit di bawah jenis material kayu jati, ada nama kayu merbau. Tak salah bila kemudian banyak dijadikan sebagai alternatif pengganti kayu jati. Hal itu dikarenakan harganya yang sedikit lebih murah daripada kayu jati. Meski begitu kualitas kayu merbau tidak kalah, terutama dalam hal ketahanan dan keawetan material. Beberapa kelebihan material kayu merbau yaitu tingkat kekerasannya sangat tinggi, tahan terhadap gangguan serangga dan cuaca ekstrim, tidak mudah menyusut dan retak, serta mempunyai penampakan yang sangat menarik. Warnanya beragam mulai dari kuning kecoklatan, coklat kemerahan, dan abu kecoklatan. Jika menginginkan kayu dengan serat yang cantik dan kuat, maka material kayu mewah yang berasal dari kelompok kayu daerah tropis ini wajib jadi pilihan kamu. Kemewahan material kayu ini juga terletak pada tingkat keawetannya yang tinggi serta warnanya yang bervariasi.

Warna alami kayu sonokeling adalah hitam, tetapi biasa mempunyai corak cokelat tua atau loreng. Hal tersebut menjadikan kayu sonokeling dapat digunakan tanpa diberi cat lagi. Selain itu material ini juga mempunyai tekstur yang menarik dan unik, sehingga penampakannya semakin indah dan elegan. Tingkat ketahanannya terhadap gangguan serangga ataupun masalah cuaca juga sangat mumpuni. Kayu mahoni juga dapat menjadi material kayu untuk bahan bangunan yang baik. Akan tetapi penggunaannya disarankan khusus untuk di dalam ruangan saja. Pasalnya tingkat keawetan dan kekuatan jenis kayu ini tidak terlalu tinggi, sehingga mudah diserang rayap dan juga sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Meskipun begitu tampilan kayu mahoni tidak kalah dengan material kayu lainnya. Daya tariknya berada pada warna merahnya, teksturnya juga cantik, serat kayunya tampak lurus dan solid, serta harganya yang relatif lebih murah dan terjangkau. Umumnya kayu mahoni dimanfaatkan sebagai bahan dasar mebel Jepara.