Tips Memilih Lemari Pakaian Ideal

Salah satu furnitur yang dibutuhkan dalam rumah tangga adalah lemari pakaian. Bahkan, bisa dibilang furnitur ini memiliki fungsi yang sangat penting. Ia adalah tempat menyimpan semua pakaian yang Mama miliki. Bayangkan kalau Mama tidak memiliki lemari pakaian. Pakaian-pakaian Mama akan berserakan hingga membuat rumah terlihat berantakan. Bahkan mungkin pakaian akan cepat rusak karena tidak disimpan dengan baik. Nah, seringkali kita meremehkan pemilihan desain, bentuk, dan ukuran lemari pakaian. Mungkin Mama berpikir lemari yang manapun tidak masalah. Padahal, akan jauh lebih baik kalau Mama mempertimbangkan beberapa hal dulu sebelum membeli lemari pakaian lho. Jika salah memilih, lemari pakaian bisa membuat ruangan terasa sempit atau mungkin tidak senada dengan konsep ruangan. Tentunya hal ini sangat disayangkan, apalagi harga lemari pakaian bisa dibilang tidak murah. Sebelum berangkat ke toko furnitur untuk membeli lemari, ada baiknya Mama mengukur ruangan Mama terlebih dahulu. Ukur panjang, lebar, dan tinggi ruangan atau tempat yang sudah Mama sediakan untuk lemari.

Ukuran tersebut akan mempermudah Mama untuk memilih lemari yang tepat nantinya. Mama akan lebih mudah membayangkan posisi lemari di ruangan. Apakah ukurannya pas dengan ruangan? Apakah akan membuat ruangan terlihat sempit? Selain itu, Mama juga bisa menentukan jenis lemari yang tepat untuk ruangan Mama. Jika ruangan Mama terbatas, jenis open wardrobe lebih cocok karena membuat ruangan terasa lebih luas. Pakaian adalah barang yang pasti disimpan di dalam lemari. Tapi, mungkin Mama juga perlu mempertimbangkan barang-barang lainnya. Seperti topi, tas, dasi Papa, kaus kaki, dan lain-lain. Apakah Mama ingin menyimpan barang-barang tersebut dalam satu lemari yang sama? Jika ya, berarti Mama membutuhkan lemari yang lebih besar dengan rak-rak yang lebih banyak. Sebaliknya, jika Mama mengkhususkan lemari hanya untuk pakaian dan memiliki tempat lain untuk menyimpang barang lainnya, Mama bisa memilih lemari minimalis yang lebih sederhana. Agar lemari pakaian Mama tahan lama, pilihlah lemari dengan material yang tepat. Kayu adalah material yang banyak dipilih. Material ini memang kuat dan tahan lama.

Perawatannya pun terbilang mudah. Tapi lemari kayu biasanya dijual dengan harga yang cukup mahal. Sebagai alternatif, Mama bisa memilih material kayu fabrikasi, seperti multipleks, plywood, teakblok ataupun Medium Density Fiberboard (MDF). Lemari pakaian akan semakin ideal jika bisa menyatu dengan konsep ruangan dan menambah keindahan. Oleh karena itu, pilihlah warna yang tepat. Jika ruangan Mama didominasi oleh warna tertentu, sebaiknya pilih lemari dengan warna yang sama agar tidak saling menabrak. Jika Mama tidak menemukan warna yang sama, Mama bisa memilih warna netral sebagai alternatif, seperti hitam, putih, abu-abu, ataupun coklat. Warna-warna netral ini akan lebih mudah menyatu dengan warna lainnya. Bisa dibilang, ini adalah poin yang paling penting. Meskipun Mama menemukan lemari pakaian yang sangat bagus dan Mama sukai, sebaiknya Mama tidak memaksa membelinya jika harganya tidak sesuai dengan budget. Akan ada lemari pakaian lain yang sama bagusnya dengan harga lebih murah kok, Ma. Mama hanya perlu teliti mencarinya di toko furnitur lain. Mama juga bisa membeli lemari pakaian bekas untuk menekan budget. Tapi, tetap perhatikan kualitas dan kondisinya ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *